Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2014

ADVEN dan Saksi Yehova

Sahabat, hari ini kita mulai memasuki masa Adven, masa mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Tuhan. Pada kesempatan ini saya ingin menyinggung Saksi Yehova (Jehovah's Witnesses) untuk lebih memahami ajaran Yesus.
Hal ini berkaitan dengan Sabda Yesus, "Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamana waktunya tiba." Waktu yang dimaksud oleh Yesus adalah waktu kedatangan-Nya kembali. Waktu akhir zaman. Baiklah mari kita kenal sejenak Saksi Yehova.
Kelompok ini, sebut saja begitu, didirikan oleh Charles Taze Russell pada tahun 1884. Sejak didirikan, kelompok ini memiliki anggota sekitar 6 juta orang di seluruh dunia, tersebar di kurang lebih 235 negara. Setiap anggota memiliki kewajiban untuk melakukan kesaksian "dari pintu ke pintu" selama 5 minggu. Mereka mudah dikenali, selalu berdua-dua, berbaju putih dan bercelana hitam, tampil rapi dan selalu membawa Kitab Suci, yang mereka terjemahkan sendiri sesuai dengan kebutuhan mereka. Mereka j…

Shoping dan shaping...

Bulan November dalam hitungan hari akan segera lewat. Digantikan oleh bulan Desember. Tidak terasa, sudah setahun lewat sebulan saya tinggal di Hong Kong.  Masih kuat dalam ingatan, kisah setahun yang lalu. Ketika saya sunggung terkesan dengan dunia perbelanjaan di sini.
Waktu itu juga di akhir bulan November, dalam minggu pertama masa Advent. Pengaruh derasnya bujukan untuk berbelanja, membuat saya merenung prihal shoping. Hampir setiap toko menawarkan harga yang baik untuk barang-barang mereka. Hampir semua toko melekatkan label SALE di kaca depan toko mereka. Bahkan ada yang bertuliskan BIG SALE. Pemberian potongan besar-besaran hingga 70%. Tentu tawaran itu sangat menarik. Bahkan mereka yang tidak hobby shopingpun bisa tergoda karenanya. Bahkan banyak orang sudah menyimpan uang mereka cukup lama, menabung, untuk berbelanja pada musim bulan Desember. Musim di mana ada potongan harga besar-besaran. Shopping itu baik kalau memang dibutuhkan. Tetapi saya mengingatkan untuk tidak melup…

Berbagi cahaya

Hari ini Bapak Jokowi sedang berada di Brisbane, Australia. Beliau sedang mengikuti pertemuan para pemimpin negara yang tergabung dalam kelompok G-20. Tetapi saya tidak berbicara mengenai Pak Jokowi, juga tidak mengenai pertemuan yang diikuti. Saya ingin berbicara mengenai Mother Teresa dari Calcuta.Lho apa hubungannya? Beberapa tahun yang lalu, sudah lama pastinya, saya tidak ingat. Mother Teresa mengunjungi suster-susternya yang melayani orang-orang asli Australia. Suatu hari dalam kunjungannya, dia bertemu seorang pria tua yang sangat miskin. Bukan hanya miskin, lelaki itu juga terkucil dari lingkungannya. Melihat kondisi lelaki tua tersebut, Mother Teresa tergerak untuk membantu. "Maukah, Bapak, kalau rumahmu kami bersihkan, pakainmu kami cuci, dan kami buatkan tempat tidur yang layak?" Tanya Mother Teresa. "Tidak!" Jawab lelaki itu. "Tidak perlu. Saya sudah nyaman dengan seperti ini." Kata lelaki itu menambahkan. "Benar, Bapak sudah nyaman dengan hidu…