Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2009

Melbourne di waktu malam

Malam hari memiliki pesonanya sendiri.
Berbekal tiket kereta dan tram berlaku seharian, saya berkeliling kota, mulai senja hingga malam.
Ada 3 objek yang aku ambil gambarnya.
1. Stasiun kereta api Flinders, berada di pojokan jalan Flinders dan Swanston. stasiun ini unik, unsur tuanya nampak banget, berada di antara gedung-gedung modern di kota ini. Saya mengambil gambarnya dari halaman Katedral Anglikan St. Paul.


2. Jalanan Swanston di atas jembatan samping Stasiun Flinders. Lalu lalangnya Trams dan orang berjalan, membentu bercak-bercak [ada foto.


3. gedung=gedung menjulang di Crown, jembatan Yarra, diambil dari atas jembatan Flinders.




Think Global Shop Local

Slogan di atas sempat membuat saya bingung. Karena slogan yang biasa saya baca adalah think global act local. Lha ini yang local shop, bukan act. Memang dunia bisnis itu bisa-bisa saja, pikirku.
Karena setiap kali bepergian selalu melewati spanduk dengan slogan think global shop local, mau tidak mau pikiran saya juga terpengaruh. Setelah memahami saya menjadi tertawa geli. Inilah orang-orang yang cinta mati produk sendiri.

Meski sedikit, biasa-biasa saja, tetapi buatan sendiri, milik sendiri. Bangga menjadi diri sendiri, itu intinya. Saya belum lama tinggal di negeri orang, dan semakin menyadari betapa kayanya bangsa kita itu. Mulai dari makanan hingga pemikiran, dari karya seni hingga pola pengungkapan diri.
Dunia kita dipenuhi dengan sajian ayam cap Amerika, entah dari California atau dari Kentucky, tetapi lihatlah aneka makanan dari ayam di negeri kita. Amat sangat banyak ragamnya, rasanya, penyajiannya, dan kualitasnya sangat bagus. Sayang bahwa banyak dari kita lebih bangga kalau ma…

Silence is (truly) golden

Saya baca judul ini pada sebuah tabloid perjalanan, Escape. Biasanya tabloid itu berisi informasi seputar tempat rekreasi/wisata dan berbagai akomodasinya. Bagi saya menarik ketika tabloid ini menawarkan satu alternative wisata, yaitu wisata keheningan. Keluar dari segala rutinitas dan masuk ke dunia hening untuk sungguh-sungguh menyegarkan pikiran dan hati yang sedang panas.
Bagi sebagian orang masuk ke dalam keheningan itu menakutkan. Banyak orang menjadi gelisah dan tidak yakin dengan dirinya sendiri ketika dirinya hening. Maka mereka membutuhkan teman agar tidak sendiri dan hening. Mereka membutuhkan teman yang berupa suara agar tidak menjadi takut. Teman itu bisa berupa music yang langsung menempel di telinga. Akibatnya jelas, mereka tidak membutuhkan teman yang lain.

Di bis kota, tram, train, di trotoar-trotoar, banyak orang telinganya dihiasi benda-benada yang menutup gendang. Bahkan ketika mereka bercakap-cakap dengan sesamanya, tidak jarang telinga mereka masih tertutup ‘speak…

Keluarga Kudus itu…..

Seperti apa ya keluarga kudus itu? Hmmm, karena saya tidak berkeluarga tetapi berasal dari sebuah keluarga, dan kerap berjumpa dengan banyak keluarga, maka inilah keluarga kudus menurut saya.
Pertama, yang membuat anak-anak yang tumbuh di sana mengerti arti dicintai. Dicintai ini sama sekali tidak sama dengan dibanjiri materi. Dicintai ini juga tidak sama dengan minta apa saja dipenuhi. Dicintai itu sama dengan diberi hati.
Seorang anak tidak akan melupakan saat digendong orangtuanya, saat diajak bermain dan bercanda di waktu senggangnya. Seorang anak tidak akan pernah melupakan saat dipanggul ayahnya di atas bahunya, diajak berlari seolah menguasai dunia. Pelukan, dekapan, gendingan, pangkuan, jauh lebih berarti dari boneka dan mobil-mobilan.
HaPe baru hadiah dari luar negri menyenangkan hati. Namun akan segera tak berarti ketika modelnya berganti. Senyum cerah di awal hari, akan memebri semangat untuk melalui perjuangan sepanjang hari.

Dicintai itu berarti dihargai, dianggap istimewa, …

Senja di Point Cook

Point Cook itu berada di daerah Melbourne bagian barat. Daerah baru yang mulai dikembangkan. Jika di tempuh dengan kendaraan pribadi memakan waktu 20 menit dari kota.
Beberapa hari yang lalu, dalam rangka mempersiapkan Natal, saya berkunjung ke sana.
Di wilayah Point Cook ada banyak keluarga Katolik. Rata-rata mereka keluarga muda, baru menikah, anak baru satu, dst.
Acara sore itu berlangsung seru, dan berakhir jam 9-an malam. Keluar dari ruang pertemuan langit masih menyisakan temaram merah di ujung barat. Kebetulan saya membawa kamera maka saya abadikan moment tersebut.



Selamat Ulang Tahun Yesusku

Happy Birthday Jesus
I'm so glad it’s Christmas
All the Tinsel and Lights
and the Presents are Nice
but the Real Gift Is You.

Happy Birthday Jesus
I'm So Glad Its Christmas
All the Carols and Bells
Make the Holiday Swell
and it's all About You
Happy Birthday Jesus
Jesus I Love You!

Lagu yang manis ini dinyanyikan oleh Avery Winter. Dengan suara kekanakannya yang indah diiringi piano dan paduan suara, gemanya terasa bergetar di dalam dada.
Selamat ulang tahun Yesus. Saya sungguh bergembira pada hari kelahiranMu ini, akan semua hiasan dan lampu-lampu indah dan akan semua hadiah yang istimewa, tetapi ahdiah sesungguhnya adalah DIRIMU.
Selamat ulang tahun Yesus. Saya sungguh bergembira pada hari kelahiranMU ini. Semua nada-nada indah yang dialunkan, juga liburan yang istimewa ini, semuanya tentang KAMU. Selamat ulang tahun Yesus. Yesus aku cinta padaMU.
Lagu ini sederhana, namun membuka mata hati yang selama ini buta. Setiap tahun merayakan Natal,setiap kali sibuk dengan berbagai acara dan …

Surat buat Tuhan

Apakah Anda pernah berkirim surat kepada Tuhan? Ini pertanyaan serius! Pernahkah Anda menulis surat dan mengirimkan surat itu kepada Tuhan?
Mungkin Anda akan menjawab, ‘gimana caranya?’. Lha wong Tuhan ga memiliki alamat? Khan kasihan tukang posnya, masakan ia mesti ke surge untuk memberikan surat itu?
Atau Anda akan menjawab dengan sangat saleh, ‘ya setiap hari saya berkirim surat pada Tuhan, setiap hari saya berbicara denganNya dalam doa-doa’. Jawaban yang sangat saleh. Saya tidak berani menyalahkannya.
Kisah ini sungguh terjadi. Setiap tahun, kantor pos Israel menerima lebihd ari 1000 surat yang ditujukan kepada Tuhan. Mereka sampai membuka dicisi khusus, yang bertugas menyortir surat-surat kepda Tuhan itu dan ditaruh dalam ‘bagian suci’.

Rupanya mereka menganggap serius surat-surat itu. Mereka tidak menganggapnya sebagai lelucon. Sebagai bentuk penghargaan kepada pengirim surat, pemerintah Israel mengadakan satu upacara di mana surat-surat yang terkumpul sungguh ‘dikirim’ kepada Tuhan…

Luka itu obat (juga)

Pagi ini udara begitu enak, tidak begitu panas, angin mengayun pelan, sehingga tusukannya di kulit tidak terasa. Sangat pas untuk berlari pagi di tepian pantai. Selesai menyantap roti sebagai menu makan pagi, saya memantapkan hati untuk olah raga yang sudah tidak begitu pagi. Toh saya mempersembahkan misa sore hari, kata hati kecil saya memberi dukungan.
Biasanya dari Gereja Port Melbourne saya mengambil jalur ke kiri, arah St. Kilda, namun kali ini saya ingin menyusuri tepian pantai sisi kanan. Berjalan dan berlari di tepian air di sisi kiri dengan diteduhi bayangan apartemen yang menjulang di sisi kanan membuat hati ini terasa riang.

Rupanya yang berminat berolahraga di hari ini sangat banyak. Mereka yang bersepeda, sekadar jalan-jalan atau lari pagi banyak memadati area yang sudah disiapkan untuk mereka. Di antara pemandangan yang biasa itu, artinya orang-orang yang berolahraga, saya melihat ada yang tidak biasa. Seorang suami sibuk dengan istrinya yang duduk di kursi roda. Biasany…

Gairah

Apakah yang membuatmu bergairah? ups salah.
Apakah yang paling membuat gairahmu bangkit? oww keliru.
Apakah yang membuat gairahmu hidup? eeeeee kurang pas kayaknya.
Apakah yang membuat hidupmu bergairah? nahhh, ini baru pas.

Apakah yang membuat hidupmu bergairah hari ini? Apakah libur akhir tahun menyalakan semangat hidupmu? Apakah banyaknya undangan untuk BBQ-an menambah semangat hidupmu? Apakah banyaknya tawaran Christmas Party membuat hidupmu terasa lebih hidup? Apakah boxing day yang sudah dekat membuat hasratmu menggebu-gebu?


Juga sebaliknya. Apakah tipisnya uang di kantong melesukan hatimu? Apakah padatnya pekerjaan menyusahkan hatimu? Apakah gagal ujian mematikan gairah hidupmu? Apakah putus dengan pacar meredakan gejolak dalam hatimu?

Juga hal-hal kecil seperti: jerawat yang mampir di ujung hidung memudarkan gairah hidupmu? Apakah helai-helai rambutmu yang berguguran meresahkan hatimu? Apakah udara yang berubah-ubah semaunya menyesakkan hatimu? Apakah ... apakah... dan masih bany…

Who I am?

What would you explain to someone who asks, who are you? Often we hear answers like this:
I am a businessman, I am an accountant, I am a trader, I am a mathematics teacher, I am a singer, I'm an unemployed, etc..
Do we know of that identity? That is something we do every day, our job. Eg Pak Umar, because every day he's dealing with the satay, then he was asked 'who are you', he would answer satay seller. Then he'd nicknamed 'Umar Sate. This was to distinguish with Umar Barber, for his work as a barber hair.
Someone will be known by their doing. In fact, the identity of a person will together with his work.

This is actually very vulnerable and dangerous, because we could lose our jobs any time. Very scary if we are unified identity with our work, because if we lose our jobs, our identity will lose too.
There are several options to do so is not easy to lose our identity. If we want to be recognized for what we do, then choose something that will not be lost. That is…

Menjadi Tua

Siang tadi saya ikut pertemuan lansia. Berhubung ini pertemuan perdana, maka saya sekalian mempersembahkan misa. Saya selalu senang jika bertemu dengan orang-orang senior ini. Apalagi mereka mau bersama-sama menyempatkan diri di siang hari untuk berdoa bersama.
Para seniores ini adalah orang-orang Indonesia yang telah cukup lama tinggal di Melbourne. Sekarang mereka tidak lagi diikat oleh pekerjaan tetap. Di antara mereka yang paling senior berusia 91 tahun dan istrinya yang tadi berulang tahun berusia 85 tahun. Cukup mengharukan, karena membuat hati ini ngiri, “bisa nggak ya mencapai usia segitu?” (Ah, itu khan urusan Tuhan).

Di tangah suasana itu saya teringat cerita teman saya yang baru saja berkunjung ke sebuah panti jompo. Ini yang hendak saya bagikan kepada Anda.
Teman saya ini memiliki kebiasaan berkunjung ke rumah jompo bersama kelompoknya. Hari itu ia sekali lagi melakukan hal yang sama. Seperti biasa mereka ngobrol, bersenda gurau dengan orang-orang tua itu, sedikit berbagi keg…

Heaven is Mother

Where is heaven? This question is often raised by most people who seek the meaning of life. Some say heaven is located with the phrase “Heaven is on the bottom of mother's foot”. There was a point when people say so. Let us see the truth of this phrase.

A mother only has 2 hands, just like a man, but able to do many things. Her hands seemed versatile. Able to give food, can take care many children, and above all, from them came a warm embrace, which relieve all the pain and distress.
A mother has a smooth skin and soft body. But never underestimate its power. She was awake when the others were still asleep, and she was still awake when the others were already asleep. Its softness can unravel many cases and release conflicts.

A mother has the special tears. She will melt seeing her children succeed. She would weep seeing them slumped. Her tears represent the strength and happiness. Untold tears came out when she gave birth, not tears of sadness but happiness.

A mother is heaven, no…

Dua Ibu

Ketika sedang menulis renungan ini, pikiran saya dipenuhi bayangan mengenai sosok dua ibu. Ibu Prita Mulyasari dan Ibu dari kota Siro Fenisia. Mungkin saat Anda membaca renunagn ini, peristiwa itu sudah banyak dilupakan orang. Baiklah jika saya menuliskan secara singkat peristiwa yang terjadi agar Anda memahami kegelisahan saya.
Ibu Prita dituntut ke pengadilan karena pernah mengelu kepada beberapa temannya melalui email karena perlakuan yang ia terima dari sebuah rumah sakit. Ada temannya yang menyebarkan emailnya itu di milist-milist. Akhirnya pihak rumah sakit merasa nama baiknya dicemarkan, dokter yang menangani Prita waktu itu juga merasa dicemarkan. Mereka lapor polisi dan menuntut prita di pengadilan.

Akhirnya pengadilan menjatuhkan hukuman kepada Prita. Ia mesti membayar denda sebesar 204 juta rupiah. Jumlah itu sangat besar untuk ukuran keluarga Prita, tetapi itu jauh lebih kecil dari pada tuntutan semua yang sebesar 300 milyar rupiah. Sebuah keputusan yang bagi saya sangat me…