Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2014

Kapel di Avila

Video kenangan Romo Sixtus Leonard Beth Bhari, O.Carm dalam acara on going formation di Avila, Spanyol. Dalam formasi lanjut ini, mereka belajar lebih dalam lagi untuk memahami dan mengikuti ajaran Teresa Avila.
salam
Post by Anton Yanta.

Belajar yang BENAR atau yang SALAH

Sudah berbulan-bulan ini hari-hari saya hanya bergulat dengan belajar bahasa Kantonis. Ada banyak hal yang membuat proses belajar ini menjadi begitu lambat. Orang-orang mengatakan bahwa bahasa Kanton itu susah, pakai banget. Kalau ada yang mengatakan belajar bahasa Kanton itu gampang, pasti fitnah. Demikian kata seorang teman.
Apa saja kesusahan dalam belajar bahasa Kanton tersebut?
Pertama soal nada atau tone. Secara umum bahasa Kanton memiliki 9 nada atau tone, meskipun tidak semua dipakai, atau bisa juga dirangkum menjadi 6 tone. Tetapi tetap saja sulit banget. Bahasa Mandarin saja hanya memiliki 4 tone. Berikut sedikit keterangan untuk memahami tone tersebut. Rentang tone atau nada yang dipakai adalah antara not sol rendah hingga not fa sedang. Tone 1, sama dengan nada mi sedang, diucapkan secara datar (high level). Contoh yat1 artinya satu. Tone 2, sama dengan nada re diucapkan dengan cengkok naik (high rising) sampai nada fa. Contoh zyu2, artinya master atau yang memiliki, atau…

Mendengarkan...

Sudah cukup lama saya tidak menulis catatan di blog. Kharakter Cina rupanya menyita seluruh perhatian saya. Tetapi hari-hari ini, perhatian saya terarah pada satu kharakter, yaitu karakter  聰 atau CŪNG (dibaca dengan nada agak tinggi, seperti nada MI).
Karakter ini memiliki arti dasar MENDENGARKAN. Mengapa saya katakan memiliki arti dasar, karena karakter ini juga memiliki arti lain, yaitu cerdas. Bagi saya sangat menarik bahwa kata mendengarkan itu sejajar dengan kata cerdas. Memang kata cerdas memiliki dua karakter, 聰明, CŪNG MÌHNG (kata mihng dibaca dengan cengkok turun, seperti dari nada DO ke nada SOL rendah). Mari kita kembali ke karakter 聰. Karakter ini memiliki unsur telinga, yaitu 耳 (yíh, dibaca dengan cengkok LA rendah ke SI rendah) dan hati, yaitu 心 (sām, dibaca dengan nada MI).
Mendengarkan itu nggak cukup hanya dengan TELINGA, tetapi juga dibutuhkan HATI. Nah, ketika seseorang sudah mendengarkan bukan hanya dengan telinga tetapi juga dengan hati, orang tersebut CERDAS. Or…