Skip to main content

Hubungan kekerabatan Yesus Kristus dan Yohanes Pembaptis

Sahabat, dalam Kitab Suci Injil Matius dan injil Lukas, kita bisa membaca silsilah Yesus Kristus. Biasanya disebut dari atas, siapa memperanakkan siapa dan seterusnya. Lalu ada kisah yang menyebutkan bahwa Yesus masih bersaudara dengan Yohanes Pembaptis. Hubungannya di mana? letak bersaudaranya di mana? Saya akan menceritakannya.
Oh iya, cerita mengenai mengenai hubungan kekerabatan keduanya saya peroleh dari cerita Venerabilis Anne Catherine Emmerich, ceritanay dibukukan dengan judul "Kehidupan Santa Perawan Maria". Dan di awal kisah ini saya ingin menekankan bahwa saya tidak memaksa Anda untuk percaya dengan cerita saya. Bagi saya pribadi, cerita ini menambah cinta saya kepada Tuhan.

Dalam silsilah yang ditulis dalam Injil, semuanya berujung kepada Yusuf, yang bukan ayah biologis Yesus. Jadi sebenarnya agak susah memahaminya. Tetapi harus dimengerti bahwa dalam adat Yahudi, ayah secara hukum sudah dianggap sebagai ayah sah. Hukum ini juga berlaku di Indonesia, misalnya mengenai hak waris, ataupun pelepasan hak waris oleh seorang anak adopsi, seandainya diketahui orangtua biologisnya; yang harus menandatangani adalah orangtua adopsi. Atau anak hasil adopsi juga tidak boleh menikah dengan saudara atau saudari angkatnya. Meskipun secara darah tidak ada hubungan sama sekali, tetapi mereka sudah terikat secara hukum.

Baiklah saya mulai saja cerita asal usul mengapa Yesus bisa berkerabatan dengan Yohanes Pembaptis. Kita semua tahu bahwa Yesus dilahirkan oleh Bunda Maria. Sedangkan Bunda Maria dilahirkan oleh Santa Anna. Suami Santa Anna berna Santo Joachim (Yoakhim). Nahhh Yoakhim ini masih keturunan Raja Daud dari garisnya Nathan (baca Injil Lukas). Kalau Santo Yusuf itu keturunan Raja Daud dari garis Salomo (Baca Injil Matius).

Berikutnya, Santa Anna ini anak dari pasangan Levite dan Ismeria. Mereka ini adalah Mbah Buyutnya Yesus. atau kakek neneknya Bunda Maria. Sampai di sini semoga bisa memahami. Ismeria, nenek dari Bunda Maria ini memiliki saudari yang bernama Emerentia. Emerentia menikah dengan Aphras dan memiliki dua orang anak. yaitu elisabeth dan Rhode.

Nahhh Elisabeth ini menikah dengan Zakharia dan dari mereka lahirlah Yohanes Pembaptis. Jadi dong ya ceritanya, hubungan kekerabatan antara Yesus dengan Yohanes Pembaptis. Jadi Yohanes Pembaptis itu masih tergolong pamannya Yesus, meskipun dari segi usia hanya terpaut 6 bulan. Karena Elisabeth, ibu dari Yohanes Pembaptis berada satu garis dengan Anna, nenek dari Yesus.

Oke, nggak usah pusing.
Yang pasti kelahiran Yohanes pembaptis adalah karena kehendak Allah, untuk mempersiapkan jalan bagi Yesus.
Apakah kita juga sudah mempersiapkan jalan bagi Yesus?

salam 



Comments

Popular posts from this blog

NGELUNJAK

Sahabat, tahu khan artinya NGELUNJAK? Dalam pepatah lama dikatakan, 'diberi hati minta jantung'. Sesuai dengan ungkapannya, hal ini menggambarkan orang yang tidak tahu diri, sudah diberi sesuatu namun meminta lagi hal yang lebih besar. Apa yang diberi dan apa yang diminta tidak melulu soal barang atau materi, namun bisa juga hal yang lain. 
Tidak mudah menghadapi orang-orang yang suka 'ngelunjak' ini. Kebanyakan dari kita hanya menyimpan geram sembari menahan diri dari amarah. Atau kita mengomel di belakang. Orang yang suka ngelunjak ini biasanya memang tidak tahu diri. Dia tidak bisa disindir. Maka percuma menyindir mereka, kalau toh mereka mengerti sindiran itu mereka tidak memedulikannya.
Oh iya, membicarakan orang lain itu memang mudah. Apalagi kejelekannya, wah tidak akan pernah habis. Termasuk orang-orang yang suka ngelunjak ini. Tetapi bagaimana dengan kita sendiri? Apakah kita termasuk orang yang suka ngelunjak atau sudah masuk kategori orang-orang yang sudah …

Pembangkitan LAZARUS : drama tiga babak

Sahabat, bacaan Injil pada hari Minggu Pra Paskah V ini kembali menampilkan sebuah drama. Drama ini sangat penting maknanya untuk memahami kebangkitan Yesus yang akan kita rayakan pada hari Paskah. baiklah, agar "drama" ini sungguh bisa diikuti, mari kita simak mulai dari awal. STARINGYesus Jelas bahwa Yesus adalah tokoh utama dalam seluruh kisah keselamatan. Memahami Kitab Suci dengan mengesampingkan Yesus adalah omong kosong. Yesuslah pemeran utama seluruh rencana keselamatan Allah. Pada kisah drama pembangkitan Lazarus ini, ketokohan Yesus mencapai saat-saat yang kritis. Artinya, konflik-konflik yang terbangun antara diri-Nya dan orang-orang yang membenci-Nya sudah semakin meruncing. Beberapa kali Dia hendak dilempari batu. Berbeda dengan banyak kisah yang lain, pada bagian ini Yesus nampak mengeksresikan emosinya. Dia terharu dan bahkan menangis. Juga nyata sekali relasi kedekatan antara Yesus dan keluarga di Bethania tersebut. Lazarus Di dalam drama kali ini, yang judul…

Lodeh

Benar kata para ahli kuliner, bahwa suasana sangat memengaruhi kenikmatan sebuah menu makanan. Jenis dan macamnya bisa sangat sederhana, tetapi tatkala disantap pada saat yang tepat, suasana yang memikat, rasanya tak akan pernah meninggalkan ilat.

Seperti malam itu, jangan bayangkan makan di sebuah warung apalagi resto, ini adalah makan di refter ‘padang gurun’ Ngadireso, pas saya berpadang gurun. Minggu sore setelah ibadat sore dan adorasi, meski sendirian saya melakukan adorasi mengikuti gaya adorasi dari Puji Syukur. Sekitar jam setengah tujuh saya selesai. Lokasi kapel bersebelahan dengan refter, maka saya langsung menuju refter. Di atas meja sudah tersaji satu nampan yang tertutup taplak dengan rapi. Spontan saya buka dan melihat isinya, ouw, lodeh Labu Jepang, dan telur dadar, hanya itu! Tambah nasi putih ding!
Mau langsung makan rasanya kok belum afdol. Baru jam setengah tujuh, maka aku kembali ke bilik. Di sana saya melanjutkan aktivitas membaca renungan/catatan Beata Elisabet …